Padang, humas – Suasana Aula Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang pada Selasa (19/8) terlihat meriah dengan digelarnya Festival Jamba yang diikuti oleh seluruh satuan tugas di bawah naungan Kemenag Kota Padang. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 sekaligus Hari Jadi Kota Padang ke-356 tahun.

Festival Jamba merupakan kegiatan budaya khas Minangkabau yang ditampilkan dalam bentuk arak-arakan serta penyajian jamba, yaitu hidangan tradisional yang dibawa secara bersama-sama. Tradisi ini mengandung makna kebersamaan, gotong royong, serta syukur masyarakat atas rezeki yang diberikan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kemenag Kota Padang dan dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, serta Wali Kota Padang. Selain itu, peserta terdiri dari seluruh madrasah se-Kota Padang, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), Madrasah Aliyah Negeri (MAN), serta Kantor Urusan Agama (KUA) dari 11 kecamatan di Kota Padang.

Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktaviandi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya melestarikan budaya lokal.

“Ini merupakan tradisi Minangkabau, sebuah kebudayaan yang perlu dilestarikan dan dijaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, menyampaikan rasa bangganya karena ikut serta dalam perayaan tersebut.

“Kami dari MIN 4 Kota Padang ikut serta dalam memeriahkan Festival Jamba yang diselenggarakan oleh Kemenag Kota Padang,” ungkapnya.

Festival Jamba tidak sekadar menjadi ajang memeriahkan HUT RI dan Hari Jadi Kota Padang, tetapi juga berfungsi sebagai media pendidikan budaya bagi generasi muda. Dengan melibatkan seluruh madrasah, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai cinta tanah air sekaligus kebanggaan terhadap tradisi Minangkabau yang sudah turun-temurun.

Acara berlangsung dengan penuh kekompakan dan antusiasme dari seluruh peserta. Setiap perwakilan membawa jamba berisi aneka sajian tradisional yang ditata rapi, kemudian dipersembahkan dalam suasana kebersamaan. Selain memperkuat ikatan silaturahmi antarwarga madrasah, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkenalkan kearifan lokal kepada generasi penerus bangsa.

Dengan partisipasi aktif dari seluruh unsur, termasuk MIN 4 Kota Padang, Festival Jamba tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga wujud nyata pelestarian budaya serta kebersamaan masyarakat di bawah naungan Kemenag Kota Padang. (dpr)