Padang, humas – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Kota Padang berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang. Kegiatan ini berlangsung di Aula Anggun Nan Tongga Bank Indonesia dan diikuti oleh 150 peserta dari seluruh satuan kerja Kemenag Kota Padang. Sabtu (9/8)
MIN 4 Kota Padang mengirimkan enam orang pendidik sebagai peserta, yaitu Kepala Madrasah Desniwati, guru kelas 4 Donny Ariadi, Merry Paramida, dan Alganiy, guru kelas 5 Yulvi Andri, serta guru kelas 6 Efna Yulita.
Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh PLH Kepala Bank Indonesia Wilayah Sumatera Barat, Dandy Indra Seno, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah, Kasi Pondok Pesantren, Kasi Pendidikan Agama Islam, para pengawas madrasah, kepala madrasah, serta pendidik dari MI, MTs, dan MA di lingkungan Kemenag Kota Padang.
Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi, menyampaikan apresiasi atas upaya Bank Indonesia dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya memahami dan mencintai rupiah.
“Kami sangat apresiasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia terkait edukasi cinta rupiah. Dengan kegiatan ini, hendaknya nanti anak-anak kita cinta dengan rupiah, sebagai wujud bangga terhadap bangsa,” ujarnya.
Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, menegaskan manfaat besar yang diperoleh para guru dari kegiatan ini.
“Sosialisasi edukasi cinta rupiah sangat bermanfaat sekali bagi guru, karena guru nantinya dapat menyampaikan kepada siswanya bagaimana cara peduli, paham, dan cinta terhadap rupiah,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para pendidik dapat menjadi agen edukasi di madrasah masing-masing, sehingga siswa tidak hanya mengenal rupiah sebagai alat pembayaran, tetapi juga memahami peran pentingnya dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas ekonomi bangsa.
MIN 4 Kota Padang berkomitmen untuk terus mendukung program edukasi positif seperti ini demi membentuk generasi yang cinta tanah air, salah satunya melalui penghargaan terhadap mata uang nasional. (dpr)