Padang, humas – Tim Bidang Madrasah Kementerian Agama Kota Padang melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 di MIN 4 Kota Padang pada Jumat (8/5). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur serta mendukung mutu pendidikan madrasah yang lebih baik.

Monev tersebut dipimpin oleh Tim Bidang Madrasah Kemenag Kota Padang yang terdiri dari Fitria Harrid, Vivi Meziwinda, dan Ikrimah. Kehadiran tim disambut langsung oleh pihak madrasah dan panitia pelaksana ujian.

Pelaksanaan Ujian Madrasah di MIN 4 Kota Padang diikuti oleh seluruh murid kelas VI yang berjumlah 67 peserta. Ujian dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), sehingga proses pengerjaan soal dilakukan secara digital menggunakan perangkat computer gadget. Sistem ini dinilai lebih efektif, modern, serta ramah lingkungan karena tidak lagi menggunakan kertas dan pena.

Pengawas Madrasah Ibtidaiyah, Ikrimah, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan ujian di MIN 4 Kota Padang. Menurutnya, hanya terdapat dua madrasah di Kota Padang yang melaksanakan Ujian Madrasah berbasis CBT, dan MIN 4 menjadi salah satu madrasah yang dinilai siap dari berbagai aspek.

“Pelaksanaan Ujian Madrasah menggunakan CBT di Kota Padang ini ada dua madrasah, salah satunya MIN 4 Kota Padang. Semua administrasinya lengkap, peserta ujian tampak senang dan bersemangat mengerjakannya, ditambah jaringan internet yang stabil sehingga ujian berjalan dengan baik,” ujar Ikrimah.

Sementara itu, Kepala MIN 4 Kota Padang yang diwakili oleh Koordinator Kurikulum sekaligus Ketua Panitia Ujian Madrasah, Efna Yulita, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ujian dan hasil monitoring yang dilakukan tim Kemenag Kota Padang.

“Alhamdulillah semua kelengkapan kami telah dicek oleh tim monev dan dinyatakan lengkap. Penyelenggaraan ujian juga berjalan aman dan lancar,” tuturnya.

Dengan penerapan CBT, MIN 4 Kota Padang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi pendidikan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas dalam pelaksanaan ujian. Suasana ujian yang tertib, nyaman, dan penuh semangat terlihat dari antusias para murid selama mengikuti ujian berlangsung. (dpr)