Padang, humas – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, tiga madrasah di wilayah Koto Lua menggelar kegiatan taharah masjid di Masjid Laban pada Jumat, (13/02). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara MIN 4 Kota Padang, MTs Limau Manih, dan MAS Limau Manih.
Kegiatan taharah masjid tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, Kepala MTs Limau Manih, Sarianto, serta Kepala MAS Limau Manih, Syafrinal. Seluruh pendidik dan tenaga kependidikan dari ketiga madrasah turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Taharah masjid dilakukan sebagai bentuk persiapan spiritual dan fisik dalam menyambut Ramadhan, sekaligus menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan cinta terhadap rumah ibadah.
Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi seluruh warga madrasah.
“Melalui kegiatan taharah masjid ini, kami ingin menanamkan kepada guru dan tenaga kependidikan pentingnya menjaga kebersihan, kekompakan, serta semangat beribadah menjelang Ramadhan. Semoga ini menjadi amal kebaikan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTs Limau Manih, Sarianto, menilai kolaborasi lintas madrasah ini sebagai langkah positif dalam mempererat ukhuwah.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kebersamaan antar madrasah dapat melahirkan energi positif. Dengan bersatu, kita bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tuturnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Kepala MAS Limau Manih, Syafrinal, menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh peserta yang terlibat.
“Saya sangat mengapresiasi partisipasi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Semoga kegiatan ini tidak hanya membersihkan masjid secara fisik, tetapi juga membersihkan hati kita dalam menyambut bulan penuh berkah,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya kegiatan taharah masjid ini, diharapkan Masjid Laban siap digunakan sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan 1447 H, serta menjadi simbol kuatnya sinergi antar lembaga pendidikan di wilayah Koto Lua.(dpr)