Padang, humas - Aula Pakiah Kanduang MIN 4 Kota Padang menjadi saksi pelaksanaan praktek adat Baarak Bako dan Malam Bainai yang berlangsung pada 22 Februari 2025. Acara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 MIN 4 Kota Padang dan bertujuan untuk mengenalkan serta melestarikan kearifan lokal adat Minangkabau.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi, yang turut didampingi oleh pengawas madrasah, pengurus komite, serta masyarakat Koto Lua Pauh. Dalam sambutannya, Edy Oktafiandi menegaskan pentingnya pendidikan berbasis kearifan lokal.
"Salah satu pembiasaan pendidikan kita yaitu kearifan lokal, yaitu budaya yang berkembang di suatu daerah. Bagi kita di daerah Pauh ini, yang kita kembangkan adalah bagaimana anak-anak kita mengenal adat Baarak bako dan Malam Bainai," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat positif untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari budaya daerah.
Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, menjelaskan bahwa kegiatan Baarak Bako dan Malam Bainai merupakan rangkaian dari ujian praktik siswa kelas 6. "Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 sebagai bagian dari ujian praktik mereka, agar mereka mengetahui bagaimana prosesi adat Baarak Bako dan Malam Bainai ini dilaksanakan," ungkapnya.
Dukungan penuh datang dari para wali murid siswa kelas 6, yang merasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak mereka dalam memahami adat dan budaya Minangkabau secara langsung. Antusiasme tinggi tampak dari para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan penuh semangat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya lokal mereka, serta terus melestarikannya di masa depan.(dpr)