Padang, humas – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di MIN 4 Kota Padang mendapat perhatian khusus dari Kementerian Agama Kota Padang. Senin (22/9), Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Padang, Dian Khairaty, memimpin langsung monitoring dan evaluasi (monev) jalannya ANBK yang diikuti siswa kelas V dari tanggal 22 – 23 September 2025.

Sebanyak 30 siswa kelas V MIN 4 Kota Padang menjadi peserta ANBK tahun ini. Mereka terbagi dalam dua shift: 15 siswa di shift pertama dan 15 siswa di shift kedua.

Pelaksanaan ANBK dipantau langsung oleh Kasi Pendidikan Madrasah Dian Khairaty, didampingi oleh Ratni Ismail selaku tim teknis. Hadir pula pengawas silang dari madrasah lain, yaitu Fira dari MIS Nurul Hidayah dan Yulvi Andri dari MIN 4 Kota Padang.

Sementara itu, Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, turut mendampingi jalannya kegiatan untuk memastikan seluruh persiapan dan pelaksanaan berjalan sesuai aturan.

Tim monev melakukan pengecekan kesiapan teknis, fasilitas, serta kelancaran pelaksanaan asesmen. Kasi Penmad juga berinteraksi dengan peserta ANBK untuk melihat langsung pengalaman siswa selama mengikuti ujian berbasis komputer tersebut.

Monitoring dilaksanakan pada Senin, 22 September 2025 di MIN 4 Kota Padang yang menjadi salah satu madrasah penyelenggara ANBK di Kota Padang.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Padang, Dian Khairaty, menyampaikan apresiasi atas kesiapan MIN 4 dalam menyelenggarakan ANBK.

“Kami melihat pelaksanaan ANBK di MIN 4 berjalan dengan baik dan lancar. Persiapan yang dilakukan sudah matang, baik dari sisi teknis maupun kesiapan siswa. Harapannya, hasil asesmen ini bisa menjadi bahan evaluasi bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah,” ujarnya.

Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, menekankan komitmen madrasah dalam mendukung suksesnya ANBK.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menyiapkan anak-anak dengan pembiasaan dan latihan sebelumnya. Semoga hasil ANBK tahun ini dapat memberikan gambaran yang lebih baik terhadap capaian pembelajaran di MIN 4,” tuturnya.

Perwakilan pengawas silang, Fira dari MIS Nurul Hidayah, turut memberikan pandangan positif.

“Pelaksanaan di MIN 4 sudah sesuai prosedur. Peserta tampak tenang, tertib, dan antusias. Hal ini tentu menunjukkan bahwa madrasah telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ungkapnya.

Salah seorang peserta, Butsaina, mengaku senang sekaligus tertantang mengikuti ANBK berbasis komputer.

“Awalnya saya agak gugup, tapi setelah mencoba soal, saya jadi lebih tenang. Rasanya menyenangkan bisa belajar langsung dengan komputer,” katanya dengan senyum lega.

Secara umum, monitoring hari pertama menunjukkan bahwa pelaksanaan ANBK di MIN 4 Kota Padang berjalan lancar tanpa kendala berarti. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan ANBK 2025 mampu memberikan potret nyata mutu pendidikan di madrasah.(dpr)