Padang, humas — Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabi Cab) Kota Padang secara resmi membuka kegiatan Orientasi Mabi dan Kamabigus Pramuka di lingkungan Kementerian Agama Kota Padang. Acara ini digelar pada Sabtu, 19 Juli 2025 bertempat di Aula MAN 1 Padang, dan diikuti oleh sebanyak 53 peserta dari berbagai unsur pimpinan madrasah dan KUA di bawah naungan Kemenag Kota Padang.

Kegiatan ini merupakan orientasi dan pembekalan kepada para Majelis Pembimbing (Mabi) dan Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) Pramuka yang berada di lingkungan Kementerian Agama. Tujuan kegiatan adalah untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman, serta membekali para pemimpin satuan pendidikan agar mampu menjalankan pembinaan kepramukaan secara efektif.

Peserta kegiatan terdiri dari unsur pimpinan madrasah dan KUA, termasuk kepala seksi bidang, kepala KUA, kepala madrasah tingkat MI, MTs, MA (baik negeri maupun swasta), serta para pengawas madrasah.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Harian Mabi Cab Kota Padang, Yopi Krislova, yang mewakili Ketua Mabi Cab. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik.

“Dalam dunia pendidikan, untuk membentuk karakter anak didik, salah satu kegiatan yang sangat positif adalah Pramuka,” ujar Yopi. “Pemerintah daerah telah menerbitkan Perda Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pembinaan Kepramukaan di satuan pendidikan Kota Padang. Alhamdulillah, respon dari Bapak Kakan Kemenag sangat baik untuk menghidupkan kembali kegiatan Pramuka,” tambahnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Padang, Edy Oktafiandi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya orientasi ini sebagai bagian dari implementasi regulasi nasional hingga lokal terkait pembinaan Pramuka.

“Hari ini kita melakukan orientasi, memberikan pemahaman, pembekalan kepada Mabi dan Kamabigus di lingkungan Kemenag Kota Padang,” katanya. “Ini bagian dari pelaksanaan berbagai regulasi seperti Undang-Undang Pramuka. Kementerian Agama sudah menjalin MOU dengan Kwarnas, Ka Kanwil dengan Kwarda, dan di Kota Padang juga sudah diterbitkan perda kepramukaan,” jelas Edy.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Padang melalui dukungan penuh dari panitia yang diketuai oleh Rinaldi Putra, yang juga menjabat sebagai Kasubag TU Kemenag Kota Padang.

“Peserta kegiatan ini berjumlah 53 orang yang terdiri dari kepala KUA, kepala madrasah, dan pengawas di lingkungan Kemenag Kota Padang,” terang Rinaldi.

Dengan pelaksanaan orientasi ini, diharapkan para Mabi dan Kamabigus dapat memahami peran strategis mereka dalam membina Pramuka di gugus depan masing-masing, sekaligus mendukung penguatan karakter peserta didik sesuai amanat kurikulum dan peraturan perundang-undangan. (dpr)