Padang, humas - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Padang, Edy Oktafiandi, secara resmi membuka kegiatan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) Sumatera Barat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Padang pada Kamis, 29 Agustus 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang diadakan oleh KKG MI Sumatera Barat 0001 dan KKG MI Sumatera Barat 0002 dan bekerjasama dengan KKG MI Kota Padang.
 

Dalam sambutannya, Edy Oktafiandi menegaskan pentingnya pelaksanaan tujuh program prioritas yang sedang digalakkan oleh Kementerian Agama. "Tujuh program prioritas tersebut adalah penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, kemandirian pesantren, cyber Islamic university, religiosity index, dan tahun kerukunan umat beragama," ujarnya.

Edy juga berharap agar para peserta pelatihan PKB dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas madrasah di mana mereka mengajar. "Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta dapat memberikan manfaat yang baik bagi madrasah masing-masing dan turut mengangkat marwah Kementerian Agama," tambahnya.

Kegiatan pembukaan ini turut dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kota Padang, Farhan Furqani, Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, serta 37 orang guru MI swasta dan negeri se-Kota Padang yang menjadi peserta KKG. Pelatihan PKB ini mengangkat materi tentang numerasi, literasi, dan sains, dengan materi numerasi sebagai topik utama pada hari pertama.

Alpirudiwan, satu-satunya doktor tingkat MI di Kota Padang sekaligus tutor tingkat nasional, menyampaikan materi tentang metode Gasing dalam pelatihan ini. "Metode Gasing ini sangat cocok diterapkan pada bidang studi matematika," jelas Alpirudiwan.

“Gasing ini adalah singkatan dari gampang, asik dan menyenangkan” pungkas Alpirudiwan.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dimulai dari hari Kamis sampai Sabtu bertepatan dengan tanggal 29, 30 dan 31 Agustus 2024. (dpr)