Padang, humas - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang tengah melakukan persiapan awal untuk menggelar acara Wisuda Tahfiz peserta didik se-Kota Padang. Acara ini rencananya akan berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Kota Padang, pada 9 Januari 2025.

Ketua panitia acara, Rinaldi Putra, yang juga menjabat sebagai Kasi Zakat dan Wakaf (ZaWa) Kemenag Kota Padang, menyampaikan pentingnya persiapan lokasi untuk memastikan kelancaran acara tersebut.

“Persiapan lapangan perlu dilakukan untuk kelancaran dan perlengkapan kegiatan. Apalagi, kegiatan wisuda tahfiz ini diikuti oleh peserta didik madrasah se-Kota Padang," ujar Rinaldi saat memimpin rapat koordinasi persiapan.

Kegiatan persiapan ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk tim kehumasan dari beberapa madrasah di Kota Padang. Koordinator kehumasan pada kegiatan wisuda tahfiz, Yul Efendi, yang juga merupakan Kepala MIN 5 Kota Padang, menegaskan bahwa timnya siap mendukung kesuksesan acara tersebut.

“Tim humas wisuda tahfiz siap menyukseskan kegiatan ini. Jadi, sangat penting bagi tim humas untuk mengetahui kondisi lapangan agar nantinya mampu memberikan informasi yang akurat,” kata Yul Efendi.

Turut hadir dalam kegiatan persiapan ini adalah sejumlah pejabat dan staf dari Kemenag Kota Padang serta perwakilan humas dari berbagai madrasah. Beberapa di antaranya adalah Almi selaku penyuluh, Nuryasni sebagai pengawas MTs, serta Syufrizal, Syahrani, Maiyunis, dan Zulkifli dari tim Bimas Islam. Selain itu, hadir pula Siska dari Humas MIN 5, dan Donny Ariadi dari Humas MIN 4.

Acara Wisuda Tahfiz ini diharapkan menjadi momen berharga bagi para peserta didik yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an mereka. Persiapan yang matang menjadi kunci utama agar kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses. Penyelenggaraan di RTH Imam Bonjol dipilih untuk memberikan suasana yang nyaman dan representatif bagi peserta dan para tamu undangan.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan acara wisuda tahfiz ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para peserta didik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus mendalami Al-Qur'an. (dpr)