Setiap akhir semester II, kelas VI MIN 4 Kota Padang selalu mengadakan ujian praktik SBdP dan BAM. Tahun ini, ujian praktik Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) adalah penilaian tarian daerah. Masing-masing peserta didik memilih tarian daerah, khususnya tarian daerah Minang, yang akan mereka tampilkan secara berkelompok.

Penilaian Budaya Alam Minangkabau (BAM) khususnya akan menilai pelaksanaan prosesi adat ba arak bako bagi anak pisang yang akan baralek, lengkap dengan jamuan makan mananti bako.

Sebelum penilaian diadakan, acara dibuka oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Bapak H. Edi Oktafiandi, S.Ag., M.Pd. Dengan antusias beliau memberikan arahan tentang bagaimana seorang anak pisang selalu berhubungan dengan bako mulai dari mereka lahir, menikah, sampai meninggal dunia. “Seseorang di Minangkabau tidak dapat dimandikan mayatnya jika bako-nya belum datang,” begitu Bapak Kakan Kemenag menjelaskan hubungan anak pisang dengan bako.

Setelah dibuka, acara dimulai dengan manjapuik anak daro oleh bako untuk diarak dari rumah bako ke rumah anak daro, dilanjutkan dengan tarian daerah dan jamuan makan mananti bako. Semua peserta didik mengikuti kegiatan dengan bersemangat, apalagi semua orang tua murid ikut serta dalam acara tersebut.
(Ikrimah)