Padang, humas--- Upacara bendera peringatan hari ulang tahun republik Indonesia (hut-RI) ke- 79 diperingati di MIN 4 kota Padang hari ini Sabtu (17/08) berlangsung dihalaman madrasah yang diikuti kepala madrasah, wakil kepala, guru, pagawai dan siswa-siswi.
Terlihat hadir majelis guru, pegawai jfu dan siswa-siswi berdatangan menuju halaman madrasah, karena upacara yang akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dengan pakaian yang mereka miliki dan sukai dari berbagai pakaian adat nusantara terutama minangkabau, ada yang berpakaian anak daro, kebaya, kurung basiba, sampai pakaian adat nusantara.
Kepala madrasah Desniwati selaku Pembina upacara memakai kebaya kurung basiba ciri khas bundo minang kabau dari dulu nya, yang mencerminkan adat minangkabau dan juga dipakai oleh ibuk-ibuk guru lainnya.
Dalam amanatnya Kepala madrasah menyampaikan amanat yang sesuai dan mengacu kepada amanat secara nasional, yang telah disiapkan oleh wakil kepala bidang humas Waziruddin, bahwa “berkat perjuangan para pahlawan yang rela berkorban untuk Tanah Air, kini kita dapat merasakan kehidupan yang lebih baik, kalian bahkan bisa bersekolah dan melakukan banyak hal yang disuka.
Maka, sudah sepantasnya bagi kita untuk bersyukur sekaligus mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan mempertahankan kemerdekaan sekaligus mewujudkan Indonesia menjadi negara yang lebih maju.
Selesai upacara Desniwarti membeberkan bahwa pakaian peserta upacara MIN 4kali ini mengacu kepada surat edaran kementerian agama tentang pelaksanaan upacara di satker masing-masing dengan pakaian adat,
Maka Desniwati menegaskan keberagaman pakaian kita di madrasah saat ini mencerminkan keberagaman budaya di nusantara ini, maka semua kita memperoleh hak dan kebebasan sesuai dengan atuiran yang berlaku dan telah ada di Negara dan negeri kita, tutupnya (wz)