Padang, Humas --- Warga MIN 4 Kota Padang ikut ambil bagian dalam upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) RI ke-77 tahun 2023 tingkat Kota Padang dengan nuansa pakaian adat Nusantara di lapangan Balai Kota Padang Aie Pacah, Selasa (03/01/2023).

ASN MIN 4 Kota Padang mengenakan pakaian adat nusantara mulai dari adat Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat (Tanah Datar, Solok, Selayo, adat Koto Gadang Bukittinggi), Yogyakarta, Kraton Solo, Gorontalo dan ikut berbaur dalam suasana upacara tersebut, yang juga dihadiri oleh semua ASN Kemenag Kota Padang, Kapolresta, Dandim, pimpinan OPD, pejabat Forkopimda, struktural dan fungsional, organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, perwakilan dari berbagai agama, seperti pendeta, pastor, bitsu, dan Walikota Padang Hendri Septa yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan itu, Walikota Padang Hendri Septa membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Yaqut Chalil Qaumas: "Kini, Kemenag telah terlihat berubah, birokrasinya lebih lincah dan responsif, transformasi digital mulai berjalan baik di pusat maupun daerah," tutur Hendri Septa, mengutip pernyataan Menteri Agama RI.

Menteri Agama juga menyinggung tentang kerukunan dalam konteks penyelenggaraan pemilu 2024. Menurutnya, kerukunan yang sifatnya fluktuatif dan dinamis sering menjadi ujian, khususnya menjelang pemilu. "Saya minta tidak ada ASN Kemenag yang partisan, apalagi ikut melakukan provokasi di tengah keberagaman pilihan. ASN Kemenag harus menjadi simpul kerukunan dan persaudaraan, yakinlah bahwa kerukunan umat akan mengantarkan pada Indonesia hebat," pesan Menag RI.

Hendri Septa berharap untuk ke depannya semua tetap menjaga stabilitas kerukunan umat beragama sebagaimana motto peringatan HAB ke-77 dengan "Menjaga Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat".

Pada peringatan HAB ke-77 kali ini, pemerintah pusat memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 43 orang ASN Kemenag Kota Padang. Walikota Hendri Septa didampingi Kakankemenag Edy Oktafiandi menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 6 orang perwakilan ASN terpilih, 2 orang mewakili penerimaan Satyalancana Karya Satya 10 tahun, 2 orang mewakili penerimaan Satyalancana Karya Satya 20 tahun, dan 2 orang mewakili penerimaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun. (Wazir)