Padang, humas — MIN 4 Kota Padang menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang yang melanda kawasan Batu Busuak, Kota Padang. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 5 Desember 2025, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana alam yang terjadi pada Jumat, 28 November 2025 lalu.

Bantuan kemanusiaan yang disalurkan berupa sembako, kebutuhan harian, dan uang tunai. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, dan didampingi oleh keluarga besar MIN 4 Kota Padang yang terdiri dari guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan siswa.

Sumber dana bantuan berasal dari sumbangan warga madrasah, mulai dari murid-murid, wali murid, warga sekitar madrasah, kepala madrasah, pendidik, dan tenaga kependidikan MIN 4 Kota Padang. Donasi tersebut dikumpulkan secara sukarela sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama.

Kepala MIN 4 Kota Padang, Desniwati, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pendidikan karakter di lingkungan madrasah.
“Bantuan ini adalah hasil kebersamaan seluruh warga MIN 4 Kota Padang. Kami ingin menanamkan kepada peserta didik nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga korban banjir bandang yang juga merupakan orang tua siswa MIN 4 Kota Padang, orang tua dari Qinandita, siswi kelas 2 C, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga besar MIN 4 Kota Padang. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pasca banjir. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya dengan haru.

Melalui kegiatan ini, MIN 4 Kota Padang berharap dapat meringankan beban para korban serta mempererat tali silaturahmi antara madrasah dan masyarakat. Aksi kemanusiaan ini juga menjadi bukti nyata peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter sosial peserta didik.(dpr)